
Sebuah peristiwa mengerikan terjadi di rumah Thanapoom Lekyen. Perempuan 42 tahun asal Thailand itu menemukan seekor ular pembunuh di bawah ranjang anak laki-lakinya.
Semula, saat baru bangun pagi, dia menemukan anak kucingnya mati di ambang jendela. Terdapat bekas gigitan pada bagian atas hewan peliharaan tersebut.
" Lalu saya tahu ada masalah dan saya langsung merinding. Perut saya pun sampai sakit karena takut," kata Thanapoom, dikutip Dream dari laman Mirror.co.uk, Selasa 22 Agustus 2017.
Thanapoom kemudian mengecek ke dalam kamar anaknya. Dan dia sangat terkejut saat melihat seekor ular bersembunyi di bawah ranjang.
" Saya melihat ke kamar anak laki-laki saya dan menjerit ketika melihat sesuatu bergerak di bawah tempat tidur," ujar dia.
Thanapoom terus menangis. Namun beruntung, sang anak, Nong (13), telah tidur di kamar ibunya malam itu. Dia tak bisa membayangkan apa yang bakal terjadi jika putranya berada di kamar itu.
" Saya memikirkan apa yang mungkin terjadi dan menangis. Anak saya sangat beruntung karena dia tidak tidur di kamar malam itu."
Dia yakin ada malaikat yang melindungi putranya, sehingga malam itu tidur bersamanya. Thanapoom pun malam itu tak melarang putranya untuk tidur di kamarnya.
" Ular itu masuk melalui jendela. Jika dia tidur di tempat tidur, dia hanya anak kecil dan ular itu bisa saja membunuhnya," tutur Thanapoom.
Setelah menemukan ular itu, Thanapoom langsung menghubungi pusat penyelamatan hewan lokal, yang mengirim seorang petugas bernama Nattapon Boonmee. Dengan menggunakan sebuah tongkat, Boonmee menangkap ular itu.
Dalam rekaman video yang beredar terlihat Boonmee sedang bergumul dengan reptil tersebut. Ular itu sempat menggigit dengan taringnya yang sangat tajam ketika Boonmee berjuang untuk menaklukkannya.
" Ular piton itu berukuran sekitar 10 kaki tapi sangat agresif. Tanganku berdarah, dia sempat menggigitku sedikit," kata Boonmee.
" Gigitan yang lebih kuat akan sangat berbahaya," tambah dia.
Tim penyelamat akhirnya bisa memasukkan ular itu ke dalam karung dan akan melepaskannya kembali ke alam liar Thailand tanpa cedera.