Istri Tolak Berhubungan Intim, Suami Inj4k Bayinya yang Baru 40 Hari Hingga Meninggal

Menu Atas

Recent Posts

Istri Tolak Berhubungan Intim, Suami Inj4k Bayinya yang Baru 40 Hari Hingga Meninggal

 




Seorang ibu beranama Anis dan bayinya yang masih berusia 40 hari ditemukan tewas di didalam rumahnya, di Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten.

Pelaku yang tak lain adalah suami korban sempat terlibat cek cok pertengkaran terhadap sedang malam.

Sementara tersebut, pelaku mengajak berhubungan intim, tetapi sang istri menampik.

Pertengkaran hebat antar pasutri sesudah itu berlanjut dan makin jadi berujung terhadap pembunuhan sang istri.

Dikutip berasal dari akun Youtube Official inews, tak hanya menewaskan Anis, seorang bayi yang tak berdosa juga ditemukan tewas di Tkp.

Mirisnya, bayi yang masih berusia 40 hari tersebut ternyata tewas diinjak oleh pelaku yang tak lain ayah kandungnya sendiri.

Pelaku AR alias Amri waktu tersebut berada di didalam kamar bersama dengan bersama dengan bayi dan istrinya, mengajak sang istri berhubungan badan, tapi ditolak oleh istri tersebut.

Dikutip berasal dari Tribun Jakarta, AR sesudah itu marah dan kalap mata membunuh sang istrinya mengenakan tangan kosong.

Menurut keterangan berasal dari Kasatreskrim Polres Cilegon, AKP Dadi Perdana, pelaku mengaku khilaf membunuh sang istri lantaran terlanjur emosi.

"Sehabis meraih laporan kami segera mendatangi Area Kejadian Perkara (Tkp), kami telah segera menemukan tersangka," kata AKP Dadi

"Tersangka segera mengakui, sebab khilaf," tambahnya.

Lewat keterangannya terhadap pihak kepolisian, terungkap bahwa AR menganiaya sang istri bersama dengan mengenakan sikunya.

"(Saya ajak berhubungan badan) konsisten istri saya menampik, konsisten saya menyikutnya di dada," kata AR dikutip berasal dari channel Youtube Official inews

Usai lakukan penganiayaan itu, AR mengaku bahwa sang istri masih didalam suasana bernyawa.

"Enggak (Dipukuli) hingga meninggal bang, masih bernapas," jelasnya.

Tak hanyalah tersebut, AR juga menjelaskan bahwa dirinya menganiaya sang istri hingga situasi sang istri berlumuran darah.

"Hingga berdarah bang, saya injak aja, enggak diinjak-injak," lanjutnya.

Menurut keterangan berasal dari Ar, dirinya mengaku bukan sengaja menginjak sang anak yang masih berusia 40 hari pas terlibat cekcok bersama dengan sang istri.

AR mengaku bukan sengaja menginjak sang anak mengenakan lututnya.

"Enggak (Saya injak), enggak sengaja kena lutut pak," terang Ar.

Sementara ini, AR berada di Mapolres Cilegon untuk lakukan inspeksi lebih lanjut.dikutip Gridhot.Id berasal dari Kompas Tv, jenazah Anis dan bayinya ditemukan di rumahnya di Kelurahan Kota Sari, Cilegon.

Kedua jenazah korban ditemukan oleh keliru satu adik Anis.

Berdasarkan hasil inspeksi waktu, kedua korban meninggal mengalami luka implikasi benda tumpul.